Indonesia Tegaskan Dukungan pada Palestina Lewat Jalur Diplomasi Multilateral

Sabtu, 14 Juni 2024, Oleh Prof. Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M.

Konflik antara Palestina dan Israel kembali memanas pasca serangan Hamas ke wilayah selatan Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023. Aksi ini disebut sebagai reaksi atas kekejaman Israel yang telah berlangsung selama bertahun-tahun terhadap rakyat Palestina. Serangan yang berlangsung hingga 19 Oktober 2023 dilaporkan menewaskan sekitar 5.200 jiwa dan melukai lebih dari 18.500 orang di kedua belah pihak.

Sebagai negara yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak pendudukan Israel, Indonesia terus mengupayakan langkah-langkah diplomasi multilateral. Melalui keterlibatan aktif di berbagai forum internasional, Indonesia berusaha memperoleh dukungan komunitas global atas hak Palestina untuk merdeka. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, juga secara aktif menyerukan pembentukan koridor kemanusiaan dan penghormatan terhadap hukum internasional.

Langkah diplomatik Indonesia dalam mendukung Palestina tak hanya bersifat simbolis. Indonesia berperan penting dalam mendorong dialog damai dan menjadi suara kuat di forum-forum internasional seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Diplomasi ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Menurut Prof. Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, jalan diplomasi adalah cara jitu untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina secara damai. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus terus membangun konsistensi kebijakan luar negerinya serta menggugah solidaritas masyarakat internasional demi menekan Israel agar menghentikan pelanggaran HAM dan membuka jalan bagi kemerdekaan Palestina yang adil dan bermartabat.