Bahas Pengelolaan Pendidikan Hukum, MBKM, dan Peluang Kerja Sama Internasional
Yogyakarta, 5 Agustus 2025– Suasana penuh kehangatan menyelimuti Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ketika menerima kunjungan akademik dari Prof. Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Wakil Dekan I Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Bali. Kedatangan beliau disambut langsung oleh Iwan Satriawan, S.H., MCL., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Hukum UMY, beserta jajaran pimpinan fakultas.
Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi informasi dan pengalaman terkait pengelolaan pendidikan tinggi di bidang hukum, pengembangan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), serta membangun peluang kerja sama dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi. Lebih jauh lagi, pertemuan ini juga secara khusus membahas strategi membangun kelas internasional dan mencetak mahasiswa berwawasan global di bidang hukum.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum UMY, Iwan Satriawan Iwan Satriawan, S.H., MCL., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Prof. Sudika Mangku. Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi sangat penting dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan hukum yang semakin kompleks.
“Kami menyambut baik kunjungan dari Undiksha, terlebih dengan hadirnya Prof. Sudika Mangku yang memiliki reputasi akademik dan pengalaman panjang di bidang hukum internasional. Pertemuan ini menjadi momentum untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta membuka pintu kolaborasi yang lebih luas antara UMY dan Undiksha,” ujar Iwan Satriawan, S.H., MCL., Ph.D,
Beliau menambahkan bahwa Fakultas Hukum UMY berkomitmen untuk terus memperkuat jaringan kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Dalam era globalisasi, kita tidak bisa lagi bekerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci untuk mencetak lulusan hukum yang tidak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di kancah global,” tambahnya.
Prof. Dewa Gede Sudika Mangku dalam paparannya menjelaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi akademik, melainkan juga bentuk komitmen Undiksha untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya di bidang hukum.
“Kami ingin belajar dari pengalaman UMY dalam mengelola program studi hukum, terutama terkait inovasi dalam kurikulum, implementasi MBKM, serta pengembangan kelas internasional. Selain itu, kunjungan ini juga untuk membuka peluang kolaborasi dalam tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ungkap Prof. Dewa Gede Sudika Mangku.
Beliau menekankan pentingnya MBKM sebagai kebijakan nasional yang memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus. “Implementasi MBKM menuntut kreativitas perguruan tinggi dalam menjalin kerja sama, baik dengan universitas lain, lembaga pemerintah, dunia industri, maupun organisasi internasional,” jelasnya.
Salah satu fokus pembahasan dalam kunjungan ini adalah strategi membangun kelas internasional di bidang hukum. Prof. Dewa Gede Sudika Mangku.menilai bahwa internasionalisasi pendidikan hukum merupakan kebutuhan mendesak, mengingat semakin banyaknya isu-isu hukum yang bersifat lintas batas negara.
“Kita hidup di era global, di mana persoalan hukum tidak lagi terbatas pada lingkup nasional. Isu-isu seperti perdagangan internasional, hak asasi manusia, lingkungan hidup, hingga keamanan digital menuntut mahasiswa hukum untuk memiliki wawasan global,” terang Prof. Dewa Gede Sudika Mangku..
Untuk itu, Undiksha tengah merancang kurikulum yang dapat mendorong mahasiswa berpartisipasi dalam program pertukaran pelajar, mengikuti kompetisi moot court internasional, serta menjalin kerja sama riset dengan universitas luar negeri. Dalam hal ini, beliau melihat UMY sebagai salah satu mitra potensial untuk bersama-sama membangun kelas internasional.
Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam implementasi MBKM. Fakultas Hukum UMY telah memiliki sejumlah program unggulan, seperti kerja sama dengan lembaga hukum nasional, klinik hukum, serta partisipasi mahasiswa dalam kegiatan internasional.
Prof. Dewa Gede Sudika Mangku. menyampaikan bahwa Undiksha sangat terbuka untuk mengembangkan kerja sama serupa. “Kami berharap mahasiswa Undiksha bisa berkesempatan belajar di UMY, dan sebaliknya mahasiswa UMY juga bisa belajar di Undiksha. Pertukaran ini tidak hanya memberi pengalaman akademik, tetapi juga memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus global,” tegasnya.
Selain membahas pendidikan, pertemuan ini juga menyinggung potensi kerja sama dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Baik Undiksha maupun UMY memiliki keunggulan masing-masing dalam topik penelitian hukum, khususnya hukum internasional, hukum lingkungan, serta hukum berbasis kearifan lokal.
“Kerja sama penelitian akan memperkaya perspektif akademisi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Misalnya, penelitian bersama tentang isu perbatasan, hukum adat, atau perlindungan hak asasi manusia di era global,” papar Prof. Dewa Gede Sudika Mangku.
Iwan Satriawan, S.H., MCL., Ph.D., menambahkan bahwa UMY juga sangat terbuka untuk melaksanakan pengabdian masyarakat bersama Undiksha, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan pendampingan hukum. “Tri dharma perguruan tinggi harus berjalan seimbang. Penelitian dan pengabdian harus memberi manfaat langsung, tidak hanya bagi dunia akademik tetapi juga masyarakat luas,” tandasnya.
Kunjungan akademik ini ditutup dengan harapan besar dari kedua belah pihak. Prof. Dewa Gede Sudika Mangku.mengungkapkan optimismenya bahwa kerja sama Undiksha dan UMY akan memberikan dampak positif, terutama dalam mencetak mahasiswa hukum yang kompeten, kritis, dan berwawasan internasional.
“Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan memperkuat kapasitas institusi, dosen, dan mahasiswa. Lebih penting lagi, kerja sama ini akan melahirkan generasi muda hukum yang tidak hanya ahli dalam bidangnya, tetapi juga mampu berperan di tingkat global,” ungkapnya.
Iwan Satriawan, S.H., MCL., Ph.D., pun menyampaikan hal serupa. Menurutnya, kolaborasi Undiksha dan UMY bisa menjadi model kerja sama antarperguruan tinggi di Indonesia yang saling menguatkan. “Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program nyata yang berkelanjutan,” tuturnya.
Kunjungan Prof. Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Wakil Dekan I Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha, ke Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, menjadi tonggak penting dalam mempererat jejaring akademik antarperguruan tinggi.
Dengan fokus pada pengelolaan pendidikan hukum, pengembangan kurikulum MBKM, pembangunan kelas internasional, serta upaya mencetak mahasiswa berwawasan global, kunjungan ini diharapkan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas.
Kolaborasi semacam ini menunjukkan bahwa pendidikan hukum di Indonesia semakin siap menghadapi tantangan global, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan.


