Langkah kecil keluar dari kampus bisa melahirkan perubahan besar bagi desa. Itulah yang dilakukan dosen dan mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) saat mendampingi warga Desa Wisata Panji, Kecamatan Buleleng.
Berawal dari kamar-kamar tak terpakai di rumah penduduk, kini 10 rumah warga telah disulap menjadi homestay yang siap menyambut wisatawan. Tidak hanya itu, dua lokasi yang dulunya sekadar menjadi tempat penampungan sampah kini berfungsi sebagai bank sampah sekaligus destinasi wisata edukasi.
Kehadiran Undiksha tidak berhenti pada memberi ide. Mereka menghantarkan masyarakat pada jejaring wisatawan, membantu memoles potensi lokal, dan memotivasi warga untuk terus berinovasi. Hasilnya, ekonomi keluarga bergerak, rumah biasa menjelma jadi ruang singgah penuh cerita budaya, dan tempat pengolahan sampah menjadi ruang belajar yang dikunjungi wisatawan, lengkap dengan kontribusi pembayaran yang menambah penghasilan warga.
Kini, masyarakat Desa Panji tidak lagi sekadar menjadi pelayan wisata, tetapi juga pengajar nilai-nilai budaya dan pengelolaan lingkungan. Sebuah bukti bahwa pembangunan tidak hanya lahir dari gedung kampus, tetapi juga dari sinergi antara ilmu, aksi, dan hati yang hadir di tengah-tengah masyarakat.


